Banyak Herbal Berbahaya, Ini Tips Aman Memilihnya

Banyak Herbal Berbahaya, Ini Tips Aman Memilihnya

Banyak Herbal Berbahaya, Ini Tips Aman Memilihnya

Banyak Herbal Berbahaya, Ini Tips Aman Memilihnya –  Sebelum Anda mengkonsumsi atau membeli produk herbal kami sarankan untuk mengetahui produk tersebut aman atau tidaknya, karena Belakangan, produk herbal telah banyak mengalami perubahan pembuatan maupun kemasan dari tradisional menjadi lebih canggih atau modern.

 Sudah taukah Tips Aman Untuk memilih obat herbal ? Baiklah pada kesempatan kali ini herbalnews akan berikan ungkapan tentang tips aman untuk memilih herbal yang baik, bahkan sebagian orang ragu untuk memilih produk herbal karena takut efek samping kimia yang ditimbulkan pada kesehatan. Sebenarnya tidak seperti itu, semua tergantung cara memilihnya. jika Anda tidak ingin ragu dalam memilih obat herbal alangkah baiknya ketahui cara memilih obat herbal yang baik beikut ini.

Cek kemasannya

Sebelum membeli, teliti dahulu kemasan produknya. Pastikan kemasan tidak robek, gompal, penyok, berlubang, berkarat, atau bocor. Cek kapan produk tersebut dibuat dan kapan tanggal kedaluwarsanya. Pastikan juga bahwa informasi berikut disertakan pada label semua suplemen herbal:

  • Nama suplemen
  • Nama dan alamat pabrik atau distributor
  • Daftar bahan komposisi lengkap — baik di brosur yang disertakan dalam kemasan atau tercantum di wadah
  • Saran penyajian, dosis, dan jumlah bahan aktif
  • Nomor izin edar BPOM

Konsultasi ke Dokter

Hal ini lebih dianjurkan karena dokter paham kandungan pada obat-obat herbal dan mampu menjelaskan secara terperinci kepada Anda. Akhirnya, Anda akan mendapat rekomendasi yang tepat sesuai penyakit apa yang Anda derita.

Logo Resmi Pemerintah

Agar tidak merugikan masyarakat, tentu setiap produk herbal harus diteliti dan diawasi dengan ketat oleh pemerintah melalui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) lalu diberi izin edar. Jika Anda menemui logo BPOM, lebih untung lagi jika menemui logo halal Majelis Ulama Indonesia (MUI), maka dipastikan produk herbal itu sudah aman dikonsumsi.

Cermati Produsennya

Kerap ditemui produk herbal asli dan palsu beredar di pasar atau penjual obat. Salah satu cara untuk mengantisipasi Anda mengkonsumsi yang palsu, coba lihat pada kemasan produk apa nama perusahaan, alamat produksi dan informasi lainnya. Jika meragukan, hubungi nomor telepon layanan konsumen yang tertera di kemasan dan pastikan produk itu benar-benar dari perusahaan yang resmi.

Teliti Komposisi Herbal

Dalam kemasan produk herbal, perusahaan yang memproduksinya wajib mencantumkan bahan-bahan atau komposisi produk tersebut. Anda bisa meneliti bahan-bahan apa saja yang dipakai untuk membuat produk itu. Jika ada bahan yang meragukan atau Anda tahu itu berbahaya, maka konsultasilah ke ahlinya atau hindari dan ganti produk lainnya.

Sekian dari pembahasan kali ini semoga bermanfaat untuk anda dan jangan lupa baca artikel menarik lainnya hanya di herbalnews.

Baca Juga : Efek Samping Dari Mengkonsumsi Herbal

Posted By Herbalnews

Banyak Herbal Berbahaya, Ini Tips Aman Memilihnya

Kemungkinan Efek Samping Dari Mengkonsumsi Herbal Yang Wajib Anda Tahu

Kemungkinan Efek Samping Dari Mengkonsumsi Herbal Yang Wajib Anda Tahu

Kemungkinan Efek Samping Dari Mengkonsumsi Herbal Yang Wajib Anda Tahu

Kemungkinan Efek Samping Dari Mengkonsumsi Herbal Yang Wajib Anda Tahu – Obat herbal diketahui mempunyai sifat terapeutik dan telah banyak digunakan oleh orang-orang di seluruh dunia sejak zaman dahulu untuk mengobati berbagai masalah kesehatan. Meski begitu, menurut penelitian paling baru telah mengungkapkan terdapat beberapa efek samping obat herbal, yang dapat dialami jika obat herbal dikonsumsi secara berlebihan.

Obat herbal telah menjadi sangat populer di kalangan pengobatan alternatif untuk mengurangi sejumlah masalah kesehatan. Hal ini meliputi seperti penyakit jantung, diabetes, tekanan darah tinggi, dan jua beberapa jenis penyakit kanker.

Akan tetapi, berbagai penelitian dan studi telah menyoroti beberapa efek samping obat herbal yang dapat terjadi, jika ramuan herbal ini dikonsumsi secara berlebihan, atau menyebabkan komplikasi serius jika dipadukan dengan beberapa obat konvensional.

Perlu Anda Ketahui Efek Samping Obat Herbal Yang Harus Diwaspadai :

Meskipun telah banyak manfaat kesehatan dari obat-obatan herbal untuk mengendalikan dan mencegah sejumlah penyakit, banyak penelitian telah menyatakan bahwa penggunaan obat herbal yang berlebihan dapat menghasilkan efek samping yang parah. Ginseng, bawang putih, goldenseal, chamomile, dan gingko adalah beberapa tanaman herbal yang seringkali digunakan untuk pengobatan, selain itu dapat menghambat pembekuan darah.

Jika anda mempunyai gangguan apapun yang berhubungan dengan pembekuan darah, maka jangan mengkonsumsi ramuan herbal ini untuk tujuan terapeutik tanpa konsultasi dokter sebelumnya. Seseorang yang memakai obat antikoagulan seperti aspirin dan warfarin juga perlu berhati-hati, karena obat tanaman herbal ini memiliki efek yang sama seperti yang dilakukan oleh warfarin atau aspirin.

Oleh karena itu, hal ini dapat meningkatkan resiko perdarahan, jika diminum bersama dengan obat antikoagulan. Hal ini dapat menyebabkan kondisi yang serius, terutama jika diminum setelah operasi.

Seseorang dengan masalah autoimun juga harus berhati-hati saat mengkonsumsi obat herbal. Gangguan autoimun biasanya dapat diobati dengan obat penekan kekebalan yang menekan sistem kekebalan tubuh. Di lain sisi, tanaman herbal seperti echinacea dan goldenseal memiliki efek merangsang pada sistem kekebalan tubuh, selain itu juga dapat melawan efek imunosupresan.

Banyak tanaman herbal seperti seperti lidah buaya, bawang putih, teh hijau, dsb dapat menghasilkan reaksi alergi pada beberapa orang. Teh hijau mengandung kafein, asupan yang berlebihan yang dapat menyebabkan kecemasan, lekas marah, insomnia, dan gugup.

Komfrey adalah ramuan herbal lain yang digunakan untuk meredakan sejumlah masalah kesehatan seperti gangguan pencernaan, gangguan tiroid, hernia, perut dan usus besar, batuk, masalah paru-paru, perdarahan, dan bahkan juga kanker.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengkonsumsi komfrey bisa mempunyai efek buruk, karena mengandung senyawa pyrrolizidine alkaloid, yang hepatotoksik dan karsinogenik. Akumulasi pyrrolizidine dalam tubuh dapat menghambat vena hepatik dan menyebabkan kerusakan hati sampai gagal liver.

Licorice secara luas digunakan dalam pembuatan permen. Hal ini juga digunakan untuk mengatasi sejumlah penyakit termasuk pilek, sakit tenggorokan, bronkitis, alergi, iritasi usus, dan TBC. Akan tetapi konsumsi licorice berlebihan mempunyai dampak buruk yang membahayakan bagi liver dan sistem kardiovaskular.

Konsumsi licorice berlebihan juga dapat menyebabkan hipertensi dan edema. Hal ini biasanya tidak dianjurkan untuk penderita hipertensi dan penderita dengan gangguan ginjal.

Oleh sebab itu, obat herbal harus digunakan secara hati-hati dan di moderasi. Tetapi jika anda sedang mempertimbangkan untuk menggunakannya untuk tujuan pengobatan, maka lebih bijaksana untuk berkonsultasi dengan dokter atau otoritas medis dahulu, untuk mengetahui lebih banyak tentang manfaat obat herbal, efek sampingnya, dan dosis yang tepat. Ini berguna untuk menghindari konsekuensi serius yang dapat timbul dari efek samping obat herbal. Sumber : https://articara.net

Baca juga artikel menarik lainnya hanya di Herbalnews

Bagaimana Beda Antara Herbal Dengan Jamu

Posted By Herbalnews

Kemungkinan Efek Samping Dari Mengkonsumsi Herbal Yang Wajib Anda Tahu

Bagaimana Beda Antara Herbal Dengan Jamu

Bagaimana Beda Antara Herbal Dengan Jamu

Bagaimana Beda Antara Herbal Dengan Jamu

Bagaimana Beda Antara Herbal Dengan Jamu – Sebagai orang Indonesia kita patut bangga karena baik jamu atau obat-obatan herbal bisa didapatkan dengan mudah di sini. Namun pernahkan Anda berpikir bahwa jamu dan obat herbal itu dua hal yang berbeda.

Walaupun keduanya memiliki manfaat menyembuhkan penyakit, tapi seperti disampaikan Direktur Eksekutif DLBS (Dexa Laboratories of Biomolecular Sciences), Dr. Raymond R. Tjandrawinata, MS, MBA, FRSC, jamu dan obat herbal itu berbeda. Perbedaanya terletak pada pengujian senyawa aktifnya.

Jamu yang merupakan warisan nenek moyang, “bermetamorfosis” menjadi herbal terstandar hingga tingkatan yang lebih tinggi yaitu fitofarmaka. Namun perubahan tersebut tidak begitu saja karena jamu harus diteliti selama bertahun-tahun dengan menelan biaya milyaran rupiah.

Kategori obat bahan alam antara lain jamu, herbal terstandar dan fitofarmaka. Pengelompokan tersebut berdasar atas cara pembuatan, klaim pengguna dan tingkat pembuktian khasiat.

Jamu

Jamu merupakan bahan obat alam yang sediannya masih berupa simplisia sederhana, seperti irisan rimpang, daun atau akar kering. Sedang khasiatnya dan keamanannya baru terbukti setelah secara empiris berdasarkan pengalaman turun-temurun. Sebuah ramuan disebut jamu jika telah digunakan masyarakat melewati 3 generasi. Artinya bila umur satu generasi rata-rata 60 tahun, sebuah ramuan disebut jamu jika bertahan minimal 180 tahun.

Sebagai contoh, masyarakat telah menggunakan rimpang temulawak untuk mengatasi hepatitis selama ratusan tahun. Pembuktian khasiat tersebut baru sebatas pengalaman, selama belum ada penelitian ilmiah yang membuktikan bahwa temulawak sebagai antihepatitis. Jadi Curcuma xanthorriza itu tetaplah jamu. Artinya ketika dikemas dan dipasarkan, prosuden dilarang mengklaim temulawak sebagai obat.

Selain tertulis “jamu”, dikemasan produk tertera logo berupa ranting daun berwarna hijau dalam lingkaran. Di pasaran banyak beredar produksi kamu seperti Tolak Angin (PT Sido Muncul), Pil Binari (PT Tenaga Tani Farma), Curmaxan dan Diacinn (Lansida Herbal), dll.

Herbal Terstandar

Jamu dapat dinaikkan kelasnya menjadi herbal terstandar dengan syarat bentuk sediaannya berupa ekstrak dengan bahan dan proses pembuatan yang terstandarisasi. Disamping itu herbal terstandar harus melewati uji praklinis seperti uji toksisitas (keamanan), kisaran dosis, farmakodinamik (kemanfaatan) dan teratogenik (keamanan terhadap janin).

Uji praklinis meliputi in vivo dan in vitro. Riset in vivo dilakukan terhadap hewan uji seperti mencit, tikus ratus-ratus galur, kelinci atau hewan uji lain.

Sedangkan in vitro dilakukan pada sebagian organ yang terisolasi, kultur sel atau mikroba. Riset in vitro bersifat parsial, artinya baru diuji pada sebagian organ atau pada cawan petri. Tujuannya untuk membuktikan klaim sebuah obat. Setelah terbukti aman dan berkhasiat, bahan herbal tersebut berstatus herbal terstandar.

Meski telah teruji secara praklinis, herbal terstandar tersebut belum dapat diklaim sebagai obat. Namun konsumen dapat mengkonsumsinya karena telah terbukti aman dan berkhasiat. Hingga saat ini, di Indonesia baru 17 produk herbal terstandar yang beredar di pasaran.

Sebagai contoh Diapet (PT Soho Indonesia), Kiranti (PT Ultra Prima Abadi), Psidii (PJ Tradimun), Diabmeneer (PT Nyonya Meneer), dll. Kemasan produk Herbal Terstandar berlogo jari-jari daun dalam lingkaran. Sumber : http://lansida.blogspot.co.id

Sekian dari pembahasan kali ini yang mengenai bagaimana beda antara herbal dengan jamu semoga dengan adanya penjelasan di atas bermanfaat bagi Anda dan terimakasih telah berkunjung ke situs kami Herbalnews.

Ingat jangan lupa baca juga artikel menarik lainnya  hanya di Herbalnews

Mengenal Berbagai Jamu Tradisional Di Indonesia

Posted By Herbalnews

Bagaimana Beda Antara Herbal Dengan Jamu

Mengenal Berbagai Jamu Tradisional Di Indonesia

Mengenal Berbagai Jamu Tradisional Di Indonesia

Mengenal Berbagai Jamu Tradisional Di Indonesia

Mengenal Berbagai Jamu Tradisional Di Indonesia – Jamu adalah minuman tradisional khas Indonesia yang terbuat dari bahan alami dan memiliki manfaat untuk kesehatan. Ada berbagai jenis jamu yang dijual di pasar dan tentunya aman untuk dikonsumsi. Kita juga bisa membuat jamu tradisional tersebut karena bahan-bahannya mudah didapatkan.

Jamu bisa diramu dalam bentuk serbuk, pil, maupun kapsul yang dapat digunakan dalam jangka waktu yang lebih lama. Sedangkan jamu yang langsung dalam bentuk cairan seperti jamu gendong dapat langsung diminum.

Di Indonesia, telah dikenal berbagai macam jenis jamu yang terbuat dari bahan-bahan alami, seperti kunyit, daun sirih, dan berbagai bahan alami lainnya. Jamu tidaklah beracun, maupun dapat menimbulkan efek samping bagi kesehatan. Jamu memiliki khasiat yang telah terkenal sejak zaman dahulu. Adapun jenis-jenis jamu tradisional tersebut diantaranya :

Pahitan

Mengenal Berbagai Jamu Tradisional Di Indonesia

Pahitan adalah jamu dengan khasiat yang paling banyak. Pahitan dapat menambah nafsu makan, mencegah diabetes, menurunkan kadar kolesterol dan mengurangi tekanan darah tinggi. Jamu pahitan juga berfungsi untuk membersihkan darah, menyembuhkan pegal linu dan menghilangkan jerawat. Jamu yang rasanya pahit ini terbuat dari daun sambiloto, brotowali, daun mimba, temulawak dan temu ireng.

  Kunyit Asam

Mengenal Berbagai Jamu Tradisional Di Indonesia

Jamu kunyit asam bagus untuk wanita saat haid karena dapat mengurangi rasa nyeri dan bau badan. Jenis jamu ini juga berguna untuk membantu proses diet dan dapat mencerahkan warna kulit. Untuk segi kesehatan, kunyit asam dapat mengeluarkan racun dalam tubuh sehingga kita tidak mudah sakit.

Jamu ini juga baik diminum untuk penderita panas dalam. Untuk membuatnya, cukup sediakan kunyit, asam jawa, temulawak, biji kedawung dan gula merah.

Beras Kencur

Mengenal Berbagai Jamu Tradisional Di Indonesia

Jamu beras kencur cocok untuk anak-anak yang susah makan karena bermanfaat untuk menambah nafsu makan. Selain itu, jamu ini juga cocok untuk orang dewasa karena dapat meningkatkan stamina, menyembuhkan pegal-pegal dan membuat tubuh bugar.

Beras kencur mampu mengurangi rasa gatal pada tenggorokan sehingga cocok diminum ketika batuk. Rasa jamu ini cukup manis tetapi agak pedas karena menggunakan jahe. Bahan utama yang digunakan adalah beras yang telah dihaluskan dan kencur. Biji kedawung, kapulaga, asam, pala dan gula jawa merupakan bahan tambahan untuk membuat jamu ini.

Uyup-Uyup

Mengenal Berbagai Jamu Tradisional Di Indonesia

Jamu uyup-uyup cocok sekali diminum oleh wanita yang baru melahirkan karena dapat menjaga ketahanan tubuh. Selain itu, jamu ini juga bagus untuk ibu menyususi untuk meningkatkan produksi ASI. Tidak hanya itu, jamu uyup-uyup atau yang biasa disebut dengan gepyokan juga bisa mengatasi masalah bau badan. Jamu ini terdiri dari temulawak, jahe, gula aren, kencur, katuk, temugiring, dan garam.

Temulawak

Mengenal Berbagai Jamu Tradisional Di Indonesia

Temulawak merupakan jenis jamu yang memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Jamu temulawak dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan mencegah masuk angin. Tidak hanya itu, temulawak juga dapat menghilangkan pegal-pegal, mengobati sakit maag, sakit kepala, kembung, gangguan ginjal dan empedu.

Untuk perawatan, jenis jamu ini juga bagus untuk wajah karena dapat mencegah timbulnya jerawat. Jamu ini tidak hanya terbuat dari temulawak tetapi juga menggunakan asam jawa, daun pandan, jinten dan gula aren.

Kudu laos

Mengenal Berbagai Jamu Tradisional Di Indonesia

Bahan baku jamu kudu laos ini adalah laos yang ditumbuk dengan aneka bahan lain kemudian direbus. Rasanya segar dan bisa memberikan efek hangat dalam tubuh. “Kudu laos ini bisa mengatasi kembung dan meredakan demam, baik bagi anak-anak maupun orang tua.

Kunci sirih

Mengenal Berbagai Jamu Tradisional Di Indonesia

Bahan baku jamu ini sesuai dengan namanya, yaitu rimpang kunci dan daun sirih. Namun penjual biasanya juga menambahkan dengan buah asam dan aneka empon-empon. Kunci Sirih ini sangat baik bagi wanita karena bisa menghilangkan masalah keputihan, menghilangkan bau badan, merapatkan bagian kewanitaan dan bisa memperkuat gigi.

Cabe Puyang

Mengenal Berbagai Jamu Tradisional Di Indonesia

Jamu cabe puyang atau jamu pegal linu ini khasiat utamanya adalah menghilangkan pegal-pegal karena kecapekan, maupun sakit pinggang. Selain itu juga bermanfaat untuk menghilangkan kesemutan. Jamu cabe puyang ini terdiri dari cabe jamu dan puyang, ditambahkan rempah dan bahan lainnya.

Sinom

Mengenal Berbagai Jamu Tradisional Di Indonesia

Jamu sinom ini hampir mirip dengan kunyit asam hanya saja bahan utamanya adalah sinom atau daun asam yang masih muda. Dengan tambahan bahan biasanya temulawak, kunyit, kapulaga, kayu manis, pala, gula merah, serta gula pasir. Jamu sinom bermanfaat untuk menambah nafsu makan, mengatasi peradangan lambung atau maag dan mengatasi masalah keputihan pada wanita.

Nah Itulah jamu -jamu khas asli indonesia yang mana telah kami cantumkan di atas, semoga dengan adanya pembahasan kali ini yang mengenai tentang Mengenal Berbagai Jamu Tradisional Di Indonesia semoga dapat bermanpaat bagi anda dan terimakasih telah berkunjung ke sirus kami Herbalnews.

Baca Juga artikel menatik lainnya hanya si Herbalnews

Sejarah Herbal Di Negeri Tiongkok China

Posted By Herbalnews

Mengenal Berbagai Jamu Tradisional Di Indonesia

Mengenal Sejarah Herbal Di Negeri Tiongkok China

Mengenal Sejarah Herbal Di Negeri Tiongkok China

Mengenal Sejarah Herbal Di Negeri Tiongkok China

Mengenal Sejarah Herbal Di Negeri Tiongkok China – Herbologi Cina memiliki akar purba. Bukti arkeologi dari makam kuno menunjukkan bahwa orang Tionghoa menggunakan ramuan 5.000 tahun yang lalu dan catatan tertulis paling awal yang ada berasal dari abad pertama Era Umum (CE).

Herbologi China memiliki riwayat tertulis tertua tentang sistem medis di Bumi. “Shen Nong Ben Cao” (Materia Medica Petani Ilahi) adalah ensiklopedia herbal China yang pertama dikenal, berasal dari sekitar tahun 2700 SM, mencantumkan 365 tanaman obat dan tumbuhan mereka. Teks asli tidak bertahan tapi informasi dikompilasi sekitar 220 CE. Kemudian dokter lebih lanjut mengatur dan memasukkannya ke dalam teks yang masih merupakan kanon ramuan klasik.

Pada masa Dinasti Ming, Li Shi Zhen (1518-1593 M) melakukan perjalanan secara ekstensif dan mengumpulkan pengetahuan herbal ke dalam Bencao Gangmu (Kompendium Materia Medica) yang merinci lebih dari 1.800 zat obat.

Shang Han Za Bing Lun” (Risalah Penyakit Dingin) ditulis oleh Zhang Zongjing (150-219 M) pada akhir Dinasti Han selama wabah kolera di sekitar China utara. Ini adalah teks pertama dalam sejarah manusia yang secara sistematis memetakan perkembangan penyembuhan dengan formula herbal yang ditentukan, diferensiasi sindrom dan penggunaan diagnosis denyut nadi.

Karena ditulis dalam masa perang yang berkepanjangan selama periode yang dikenal sebagai Tiga Kerajaan, hampir hilang segera setelah diterbitkan. Shuhe tinggal selama dinasti Jin (265-316 M) dan mengabdikan diri selama bertahun-tahun untuk pemulihan Shang Han Za Bing Lun. Dia mengkompilasi ulang dan mengatur teks asli dalam urutan logis untuk memajukan pemahaman sains di dalam teks.

Sekitar dua puluh persen resep herbal cina yang digunakan saat ini didasarkan dari klasik ini, yang menggunakan diagnosis denyut nadi dan diferensiasi pola untuk menentukan formulasi herbal yang benar dan perawatan akupuntur yang terkait. Selain itu, Wang Shuhe mengumpulkan “Mai Jing” (Classic Pulse) dan ahli dalam terapi diet.

Formula diresepkan dengan berbagai cara: teh, pil, ekstrak cair, butiran bubuk, dan plester eksternal. Bentuk tradisionalnya adalah teh yang diseduh oleh ramuan: mendidih dan mengurangi ramuan di air untuk mengambil komponen obat.

Sekitar 1800 tumbuhan di farmakope Tiongkok telah dipelajari dan dikatagorikan dengan hati-hati, dengan sekitar 500 digunakan secara umum. Diklasifikasikan menurut suhu, rasa, fungsi, arah dinamis, dan hubungan organ / meridian, ramuan dipilih menurut hirarki untuk menentukan fungsi primer, sekunder, tersier dari minuman herbal.

Dalam menciptakan formula herbal, praktisi menyesuaikan setiap perlakuan dengan kondisi individu seseorang. Dengan demikian pengobatan berkembang seperti kesehatan pasien.

Sejarah Singkat Obat Tradisional Tiongkok

Mengenal Sejarah Herbal Di Negeri Tiongkok China

Dalam sejarah Tiongkok ada dongeng tentang “Shennong mencicipi seratus jenis tumbuhan,,, dan dalam waktu satu hari 70 kali keracunan”. Dongeng itu mencerminkan proses berat yang dialami rakyat pekerja pada zaman dahulu kala dalam menemukan obat dan mengumpulkan pengalaman dalam proses perjuangan terhadap alam dan penyakit, sekaligus merupakan gambaran sebenarnya asal usul obat tradisional Tiongkok dari kerja produksi.

Jauh pada zaman dinasti-dinasti Xia, Shang dan Zhou ( sekitar akhir abad ke-22 sebelum Masehi— tahun 256 sebelum Masehi ), di Tiongkok sudah muncul arak obat dan cairan untuk obat. Kitab Syair pada Dinasti Zhou ( sekitar abad ke-11 sebelum Masehi—tahun 771 sebelum Masehi ) adalah buku yang paling awal di antara dokumen-dokumen yang ada di Tiongkok sekarang ini yang memuat catatan tentang obat.

Kedokteran Bagian Dalam Kaisar Kuning, buku klasik teori kedokeran tradisional yang paling awal di Tiongkok telah meletakkan dasar bagi teori dasar kedokteran tradisional Tiongkok.

Karya khusus farmakologi yang paling tua dan tersimpan sampai sekarang adalah Kitab Klasik Ramuan Obat Shen Nong pada zaman dinasti-dinasti Qin dan Han ( 221 sebelum Masehi—220 Masehi ), yang merupakan hasil upaya banyak ahli kedokteran dalam mengumpulkan dan menyimpulkan data-data farmakologi sejak awal dinasti Qin. 365 jenis obat yang tertera dalam buku itu sampai sekarang masih belum pernah digunakan dalam praktek klinis. Lahirnya karya itu menandakan ditegakkannya untuk tingkat pertama farmakologi tradisional Tiongkok.

Kemakmuran ekonomi pada zaman Dinasti Tang ( 618–907 Masehi ) telah mendorong perkembangan farmakologi tradisional Tiongkok. Pemerintah Dinasti Tang telah menyelesaikan penyusunan Kitab Klasik Ramuan Obat Dinasti Tang, karya sejenis yang pertama di dunia. Dalam buku itu tercantum 850 jenis obat dan ditambah ilustrasi gambar obat.

Sampai Dinasti Ming ( 1368—1644 Masehi ), ahli farmakologi Li Shizhen telah menyelesaikan penulisan karya besar farmakologi tradisional Tiongkok—Compendium of Materia Medica, dalam mana tercantun 1.892 jenis obat, merupakan karya terbesar dalam sejarah kitab klasik ramuan obat di Tiongkok.

Setelah berdirinya Republik Rakyat Tiongkok tahun 1949, telah dilakukan penelitian yang luas mengenai botani, kimia, ilmu identifikasi, farmakologi, kedokteran klinis dll atas obat tradisional Tiongkok, dengan demikian telah memberikan dasar ilmiah untuk menerangkan asal usul obat, pengidentifikasian keaslian obat dan mekanisme kerjanya.

Di atas dasar penyelidikan sumber obat secara nasional, tahun 1961 telah disusun Catatan Obat Tradisional Tiongkok baik nasional maupun lokal. Dengan terbitnya Kamus Besar Obat Tradisional Tiongkok tahun 1977, jumlah obat tradisinal Tiongkok yang tercantum dalam buku klasik mencapai 5.767 jenis.

Besamaan dengan itu, berbagai macam kamus, karya khusus, surat kabar dan majalah tentang obat tradisional Tiongkok bermunculan susul menyusul, dan berbagai macam lembaga riset ilmiah, pengajaran dan produksi berturut-turut didirikan.

Tiongkok memiliki wilayah yang luas, topografi yang rumit dan iklim yang beragam, berbagai macam lingkungan hidup yang berbeda telah menyediakan syarat menguntungkan bagi pertumbuhan berbagai macam bahan obat. Sejauh ini lebih 8.000 jenis obat tradisional Tiongkok telah dikembangkan, dan jenis yang sering digunakan tercatat lebih 600 macam, baik jenis maupun jumlahnya menempati urutan nomor satu di dunia.

Obat tradisional yang diproduksi Tiongkok selain untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, telah diekspor ke lebih 80 negara dan daerah di dunia, dan mempunyai nama baik di dunia internasional.

 

Penggunaan Obat Tradisional Tiongkok

Penggunaan obat tradisional Tiongkok sudah bersejarah panjang dan memainkan peran penting dalam memakmurkan bangsa Tionghoa, dan sampai sekarang ini menempati kedudukan penting dalam pengobatan dan penjagaan kesehatan masyarakat. Teori dan praktek obat tradisional Tiongkok mencerminkan ciri budaya Tiongkok.

Obat tradisional Tiongkok kebanyakan berasal dari obat alami, kecil efek samping toksitiknya, dan satu resep obat mengandung banyak unsur, dapat digunakan untuk mengobati banyak penyakit. Obat tradisional menggunakan pula cara pengobatan kombinasi, dengan perpaduan bahan obat yang rasional selain dapat digunakan untuk kondisi penyakit yang rumit, dapat pula meningkatkan keefektifan pengobatan dan mengurangi efek samping toksitiknya.

Obat tradisional Tiongkok menjadikan teori kedokteran tradisional sebagai dasar dan menggunakan obat untuk mencapai hasil pengobatan pada tubuh manusia. Keefektifan pengobatan ditentukan oleh sifat obat itu sendiri. Demi keamanan dan keefektifan penggunaannya, perlu menguasai pengetahuan dasar mengenai komposisi, pantangan, dosis, cara pakai dll tentang obat tradisional Tiongkok.

Komposisi obat disesuaikan dengan kebutuhan dan ciri sifat obat berdasarkan kondisi penyakit, secara selektif menggabungkan lebih dari satu macam obat. Pantangan meliputi pantangan dalam penggabungan obat, pantangan bagi wanita hamil, pantangan menu dan pantangan bagi penyakit tertentu.

Yang dimaksud dengan dosis ialah dosis penggunaan obat untuk klinis, meliputi dosis satu jenis obat dan dosis satu hari bagi orang dewasa, juga meliputi takaran perbandingan antara setiap jenis obat dalam resep.

Semoga Dengan Adanya pembahasan yang mengenai Sejarah Herbal Di Negeri Tiongkok China semoga dapat bermanfaat bagi anda dan terimakasih telah berkunjung ke situs kami Herbalnews dan jangan lupa baca artikel menarik lainnya hanya di Herbalnews.

Baca Juga : Sejarah Herbal Di Negeri Indonesia Tercinta

Posted By Herbalnews

Mengenal Sejarah Herbal Di Negeri Tiongkok China

Mengenal Sejarah Herbal Di Negeri Indonesia Tercinta

Mengenal Sejarah Herbal Di Negeri Indonesia Tercinta

Mengenal Sejarah Herbal Di Negeri Indonesia Tercinta

Mengenal Sejarah Herbal Di Negeri Indonesia Tercinta – Penggunaan obat herbal telah dikenal dan banyak digunakan sejak zaman dahulu, karena memiliki khasiat yang manjur dan ampuh. Penggunaan herbal atau tanaman obat sebagai obat dikatakan sama tuanya dengan umur manusia itu sendiri. Sejak jaman dahulu makanan dan obat-obatan tidak dapat dipisahkan dan banyak tumbuh-tumbuhan dimakan karena khasiatnya yang menyehatkan.

Sekitar tahun 1630, John Parkinson dari London menulis tanaman obat dari berbagai tanaman yang sangat berguna. Nicholas Culpepper ( 1616-1654 ) dengan karyanya yang paling terkenal yaitu ” The Complete Herbal and English Physician, Enlarged, diterbitkan pada tahun 1649. Pada tahun 1812, Henry Potter telah memulai bisnisnya menyediakan berbagai tanaman obat dan berdagang lintah.

Disaat itulah banyak sekali pengetahuan tradisional dan cerita rakyat tentang tanaman obat dapat ditemukan mulai dari Inggris, Eropa, Timur Tengah, Asia, dan Amerika. Sehingga Potter terdorong untuk menulis kembali bukunya ” Potter’s Encyclopaedia of Botanical Drug and Preparatians “, yang sampai saat inipun masih diterbitkan.

Lalu Bagai Mana Sejarah Herbal Di Indonesia

Sejak ribuan tahun lalu obat herbal di indonesia telah ada dengan hadirnya pengaruh Hindu, Budha, Islam, Kristen dan masyarakat china yang mengembangkan ilmu herbal di indonesia. perkembangan jamu di indonesia berawal dari tahun 772 – 779 M dengan ditemukannya relief dan prasakti pada candi borobudur indonesia.

Kemudian pada tahun 990 M ditemukannya Usada bali yaitu rumusan ramuan obat dan ekstransi yang ditulis pada daun kelapa atau lontar yang berperan sebagai pemecah masalah dibidang kesehatan. Pada abad 15 – 16 M lahirlah istilah JAMPOE yang terdiri dari kata Djambi yaitu Pengobatan atau menggunaan ramuan obat dan Oesodo yang berarti kesehatan.

Kemudian obat herbal terus berkembang pada masa kerajaan- kerajaan di Indonesia. Ilmu herbalpun semakin berkembang pada zaman masehi tidak liput dari para ahli di bidangnya. Hippocrates adalah seorang dokter kebangsaan yunani yang berperan penting dalam pengembangan herbal di dunia.

Hippocrates mendirikan sekolah kedokteran dan menulis beberapa tulisan mengenai filosopinya tentang kesehatan dan diakui sebagai pendukung era perkembangan herbaal saat itu. Maka ia disebut sebagai ” Yhe Father Of Medicine “. Pada masa 131 – 200 M obat herbal ini diaplikasikan dengan cara kombinasi terapi dengan diint, pemijatan dan latihan fisik dari bahan sayuran.

Tahun 1850 Geerlox Wassinx menganjurkan para dokter di indonesia untuk menggunakan obat herbal sebagai pemecahan masalah kesehatan di weltevreden military Hospital yang sekarang menjadi Rumah Sakit Gatot Subroto.

Diharapkan para calon pengobat dan pembaca memahami dan mengimplementasikan  dalam keseharian dalam mengobati dan membuat ramuan yang berbahan dasar sediaan alami Indonesia . keilmuan pengobatan tradisional ramuan Indonesia memanfaatkan keanekaragaman hayati dan sumber daya alam bumi Nusantara ini. Sehingga obat tradisional Indonesia menjadi tuan rumah dinegerinya sendiri dan sejajar serta menjadi tamu diberbagai  negara-negara  didunia.

Posted By Herbalnews

Mengenal Sejarah Herbal Di Negeri Indonesia Tercinta

Mengenal Definisi Dan Pengertian Herbal Menurut Para Ahli

Mengenal Definisi Dan Pengertian Herbal Menurut Para Ahli

Mengenal Definisi Dan Pengertian Herbal Menurut Para Ahli

Mengenal Definisi Dan Pengertian Herbal Menurut Para Ahli – Herbal berasal dari kata herba yang berarti tanaman. Pengertian ini menjadi lebih luas dengan mengaitkan manfaat atau kegunaan dari tanaman tersebut untuk pengobatan. Jadi pengertian atau definisi dari herbal adalah tanaman atau tumbuhan dari berbagai jenis dimana kandungan atau bahan yang terkandungnya mempunyai manfaat untuk mengobati.

Tanaman herbal ini dikenal juga dengan tanaman obat atau tanaman alternatif karena fungsi dan manfaat nya sebagai alternatif dari pengobatan kimia atau obat-obatan dokter.

Namun dewasa ini pengertian herbal menjadi lebih luas, dimana herbal tidak hanya berasal dari tanaman saja, tetapi juga bisa berasal dari hewan. Misalnya seperti teripang atau gamat yang diambil ekstraknya untuk pengobatan alami.

Berdasarkan pengertian dari Herbal, maka obat herbal dapat diartikan sebagai obat yang berasal dari tanaman atau hewan yang memberikan kegunaan sebagai pengobatan. Karena sudah disebut sebagai obat maka tanaman atau hewan ini sudah diambil bagian tertentu biasanya saripati atau ekstraknya yang sudah dimurnikan dan melalui proses pemurnian.

Prinsip utama dari obat herbal yang membedakan dengan obat kimia modern adalah proses pembuatannya atau peracikannya. Obat-obat modern sekarang sebagian juga berasal dari tanaman herbal, namun proses pembuatannya dilakukan di laboratorium modern dan sering ditambahkan dengan zat sintetis kimia lainnya yang biasanya fungsinya mempercepat proses.

Berbeda dengan obat-obat modern, obat herbal peracikannya disesuaikan dengan kaidah dasar turun menurun yang tidak memasukkan zat kimia lain. Jadi obat yang dihasilkan tetap murni. Saat ini proses pembuatan obat herbal juga sudah menggunakan teknologi modern, namun kaidah akan kemurnian zat nya tetap dijaga.

Oleh karena itu jika ada obat yang berasal dari tanaman atau hewan walaupun dilakukan secara konvensional, namun dalam prosesnya mencampurkannya dengan zat kimia lain, maka obat tersebut tidak bisa disebut obat herbal.

Contoh berikut ini tanaman herbal untuk mengobati penyakit diantaranya :

Obat herbal digunakan untuk mengobati berbagai kondisi, seperti alergi, asma, eksim, sindrom pramenstruasi, rheumatoid arthritis, fibromyalgia, migrain, gejala menopause, kelelahan kronis, sindrom iritasi usus besar, dan kanker dll.

Yang terbaik adalah mengonsumsi suplemen herbal di bawah bimbingan penyedia yang terlatih. Sebagai contoh, satu penelitian menemukan bahwa 90% orang dengan terapi alternatif rematik, seperti jamu.

Karena obat-obatan herbal berpotensi berinteraksi dengan obat resep, dan mungkin memperburuk kondisi medis tertentu, pastikan berkonsultasi dengan dokter atau apoteker sebelum mengkonsumsi herbal. Beberapa ramuan umum dan penggunaannya akan kami bahas di bawah ini diantaranya :

Saw palmetto ( Serenoa repens )

Mengenal Definisi Dan Pengertian Herbal Menurut Para Ahli

Saw palmetto ( Serenoa repens ) digunakan oleh lebih dari 2 juta pria di Amerika Serikat untuk pengobatan hiperplasia prostat jinak (BPH), pembesaran kelenjar prostat non-kanker.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ramuan ini efektif untuk mengobati gejala, termasuk sering buang air kecil, mengalami kesulitan memulai atau merawat buang air kecil.

Tapi tidak semua penelitian sependapat. Setidaknya satu studi yang dilakukan dengan baik menemukan bahwa melihat palmetto tidak lebih baik daripada plasebo dalam menghilangkan tanda dan gejala BPH.

Ginkgo ( Ginkgo biloba )

Mengenal Definisi Dan Pengertian Herbal Menurut Para Ahli

Ginkgo ( Ginkgo biloba ) telah digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengobati gangguan peredaran darah dan meningkatkan daya ingat. Meskipun tidak semua penelitian setuju, ginkgo mungkin sangat efektif dalam mengobati demensia (termasuk penyakit Alzheimer) dan klaudikasio intermiten (sirkulasi yang buruk di kaki).

Ini juga menunjukkan untuk meningkatkan daya ingat pada orang dewasa yang lebih tua. Penelitian laboratorium telah menunjukkan bahwa ginkgo meningkatkan sirkulasi darah dengan melebarkan pembuluh darah dan mengurangi kekakuan platelet darah.

Dengan cara yang sama, ini berarti ginkgo juga dapat meningkatkan efek beberapa obat pengencer darah, termasuk aspirin. Orang yang minum obat pengencer darah harus bertanya kepada dokter mereka sebelum menggunakan ginkgo. Orang dengan riwayat kejang dan orang-orang dengan masalah kesuburan juga harus menggunakan perhatian.

Kava kava ( Piper methysticum )

Mengenal Definisi Dan Pengertian Herbal Menurut Para Ahli

Kava kava ( Piper methysticum ) dikatakan meningkatkan mood, meningkatkan kesejahteraan dan kepuasan, dan menghasilkan rasa rileks. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kava dapat membantu mengatasi kecemasan, insomnia, dan gangguan saraf terkait. Namun, ada kekhawatiran serius bahwa kava dapat menyebabkan kerusakan hati.

Tidak jelas apakah kava itu sendiri menyebabkan kerusakan hati pada beberapa orang, atau apakah itu mengkonsumsi kava dalam kombinasi dengan obat lain atau herbal. Dan tidak jelas apakah kava berbahaya pada dosis yang direkomendasikan sebelumnya, atau hanya pada dosis yang lebih tinggi.

Beberapa negara telah mengambil kava dari pasar. Ini tetap tersedia di Amerika Serikat, namun Food and Drug Administration (FDA) mengeluarkan sebuah konsultasi konsumen pada bulan Maret 2002 mengenai risiko kegagalan hati yang jarang terjadi namun berpotensi terkait dengan produk yang mengandung kava.

Valerian ( Valeriana officinalis )

Mengenal Definisi Dan Pengertian Herbal Menurut Para Ahli

Valerian ( Valeriana officinalis ) adalah alternatif yang populer untuk obat-obatan yang sering diresepkan untuk masalah tidur karena dianggap aman dan lembut. Beberapa penelitian membuktikan hal ini, walaupun tidak semua orang telah menemukan bahwa valerian efektif.

Tidak seperti banyak resep pil tidur, valerian mungkin memiliki lebih sedikit efek samping, seperti mengantuk pagi. Namun, Valerian memang berinteraksi dengan beberapa obat, terutama obat kejiwaan, jadi Anda harus berbicara dengan dokter Anda untuk mengetahui apakah Valerian benar untuk Anda.

Persiapan Echinacea

Mengenal Definisi Dan Pengertian Herbal Menurut Para Ahli

Persiapan Echinacea (dari Echinacea purpurea dan spesies Echinacea lainnya) dapat memperbaiki kekebalan alami tubuh. Echinacea adalah salah satu produk herbal yang paling umum digunakan, namun penelitiannya beragam, apakah bisa membantu mencegah atau mengobati pilek.

Sebuah tinjauan terhadap 14 studi klinis yang meneliti efek echinacea terhadap kejadian dan durasi flu biasa menemukan bahwa suplemen echinacea menurunkan kemungkinan terkena flu sebesar 58%. Ini juga memperpendek durasi dingin 1,4 hari.

Echinacea dapat berinteraksi dengan obat tertentu dan mungkin tidak tepat untuk orang dengan kondisi tertentu, misalnya orang dengan gangguan autoimun atau alergi tertentu. Bicaralah dengan dokter Anda.

St John’s wort ( Hypericum perforatum )

Mengenal Definisi Dan Pengertian Herbal Menurut Para Ahli

St John’s wort ( Hypericum perforatum ) terkenal dengan efek antidepresannya. Secara umum, sebagian besar penelitian menunjukkan bahwa wortel St. John mungkin merupakan pengobatan yang efektif untuk depresi ringan sampai sedang, dan memiliki efek samping lebih sedikit daripada kebanyakan resep antidepresan lainnya.

Tapi ramuan ini berinteraksi dengan berbagai macam obat, termasuk pil KB, dan berpotensi menyebabkan efek samping yang tidak diinginkan, jadi penting untuk membawanya hanya di bawah bimbingan penyedia layanan kesehatan.

Keuntungan Menggunakan Obat Herbal

Pengobatan menggunakan tumbuh-tumbuhan telah lama ada dalam peradaban manusia dan diwariskan secara turun-temurun. Keampuhannya dalam mengobati penyakit tidak diragukan lagi oleh dunia kedokteran modern. Berbagai jenis penyakit yang sudah tidak dapat disembuhkan melalui pengobatan modern, ternyata bisa diatasi dengan pengobatan alami, Seperti penyakit darah tinggi, gangguan saraf, diabetes, dan jantung.

Efek sampingnya yang minimal menjadi nilai tambah. Beberapa pasien memang ada yang mengalami efek samping setelah menggunakan obat herbal, tapi hal itu lebih dikarenakan pasien tersebut memiliki alergi terhadap zat yang terkandung dalam obat herbal tersebut.

Berikut ini beberapa keuntungan menggunakan Obat Herbal jika dibandingkan dengan obat modern:

– Efek samping sangat kecil karena berasal dari sumber alami.
– Menghilangkan akar penyakit. Efek obat herbal bersifat menyeluruh, sehingga tidak hanya mengobati penyakit tapi juga meningkatkan sistem kekebalan tubuh untuk melawan penyakit.
– Bahan-bahannya mudah didapat. Tanaman obat herbal banyak ditemukan disekitar kita dan dapat dengan mudah dibudidayakan.
– Bebas dari racun/toksin. Obat herbal mengandung zat anti racun dan memiliki kemampuan mengeluarkan racun dari dalam tubuh.
– Bahan mudah diolah. Tidak perlu teknologi tinggi untuk mengolah obat herbal. Sangat sederhana.
– Bisa mengobati banyak penyakit secara bersamaan. Obat herbal tidak hanya berkhasiat menyembuhkan satu penyakit, tetapi dapat digunakan untuk pengobatan lebih dari satu penyakit.

Sekian dari pembahsan kali ini yang mengenai tentang Definisi Dan Pengertian Herbal Menurut Para Ahli, pada pembahsan yang kami uraikan di atas semoga dapat bermanfaat untuk anda dan terimakasih telah mengunjungi situs kami herbalnews.co.

Posted By Herbalnews

Mengenal Definisi Dan Pengertian Herbal Menurut Para Ahli

Hello world!

Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start writing!